Lama saya tak melewati kawasan bundaran HI. Terakhir adalah sekitar 3 minggu lalu. Saat saya melewati kawasan itu sabtu lalu, ada papan reklame kampanye Visit Indonesia 2008.
Dari segi kampanye sih reklamenya biasa-biasa saja. Hanya tulisan "Visit Indonesia 2008" di pojok kiri atas dan gambar penari Jaipong lalu di bagian kanan didominasi wajah politisi negeri ini. Sekalian kampanye untuk 2009 mungkin ?.
Para wajah politisi yang terpampang di papan tersebut adalah, presiden Republik Indonesia periode sekarang, pak Susilo Bambang Yudhoyono, lalu wakil presiden, Jusuf Kalla, Menbudpar Kabinet Indonesia bersatu, Jero Wacik dan Gubernur DKI Jakarta sekarang, Fauzi "Foke" Bowo.
Wajah pak SBY terpampang ? Bolehlah, kan beliau presiden RI.
Wajah JK ? Yaa..boleh jugalah..dia wapres, lagipula "bersama kita bisa" ya kan pak ?
Pak Jero Wacik ? Tentu, dia kan menteri budaya dan Pariwisata. Tentu ikut andil dalam kampanye tersebut. Bisa dikatakan, dia yang pegang komando di lapangan.
Bagaimana kalau Fauzi Bowo ? Dia gubernur Jakarta, reklame tersebut dipasang di wilayah jurisdiksinya. Membangun pariwisata di Jakarta juga termasuk dalam job description jabatan beliau (belum lama ini juga beliau meminta pengelola kawasan wisata untuk lebih sering menyediakan kesempatan bagi warga Jakarta untuk berwisata gratis di tempat mereka).
Dan ada satu lagi mahluk politisi yang memang sengaja saya sebutkan terakhir. Wajah beliau juga terpampang di reklame kampanye tersebut, Aburizal "Ical" Bakrie. Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat.
"Lho, kok ada Ical ikut nampang disitu ?" pikir saya saat melewati kawasan tersebut dan melihat papan reklame didalam bis jurusan tanah abang-pasar minggu.
Saya mulai berpikir untuk mencari alasan wajah beliau dipasang disitu.
Menkokesra ? Mungkin pariwisata bakalan ikut mensejahterakan rakyat ? Kalau begitu, kenapa wajah menteri perhubungan, Jusman Syafii Djamal tidak ikut dipasang ? Bukankah kelancaran dan keselamatan di bidang perhubungan juga penting dalam urusan pariwisata ?
Bagaimana dengan kementrian yang lain ? Menteri Kesehatan, Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Luar Negeri ? Menteri Koordinator Perekonomian ? Menteri Hukum dan HAM ? Menteri Komunikasi dan Informatika ? dan banyak departemen kementrian lain ? Bukankah mereka juga turut andil dalam pariwisata Indonesia baik langsung maupun tidak.
Atau...(saya mulai usil) karena Ical yang membiayai kampanye presiden, maka wajah dia harus muncul di semua reklame ? (informasi ini juga informasi usil, jangan langsung dipercaya, paling tidak verifikasi saja dulu, walaupun mungkin bakalan susah, gak transparan sih)
Wah, sayangnya saya tidak menemukan jawabnya, paling tidak hingga pagi ini. Ada sms masuk menanggapi pertanyaan saya
"Lho, Ical kan yang bikin tempat wisata baru sayang...wisata lumpur"
Oooooo.......
 | Hahaha... Semakin lucu negeri ini... |
 | tahun lalu saat ke bandung, kamu bilang sempet mampir ke acara kampanye 'cuci tangan bersama'. Inget ga? Di acara itu, ada Ical juga, padahal sebenernya itu urusan Menteri Kesehatan. Udah setua ini kita baru diajarin cara cuci tangan. Kamu tau kenapa? Karena rajin cuci tangan (dari semua persoalan, termasuk lumpur) bisa bikin kita sejahtera. yah, sama kasusnya ma sekarang. di porong sana, orang datang menikmati pemandangan indah saat terbenamnya matahari. pantulannya keren di atas lumpur...! Itu berkat Ical kan? |
 | nitze wrote on Jan 7, '08 bener.. bener.. sampai2 indonesia punya icon baru.. KL! wakakakka |
 | btw, tadi siang liat berita di tipi..katanya ternyata tata bahasa (inggris)nya salah..visit indonesia blablabla..nation's awakening..padahal yang bener katanya blablabla..national awakening.. |
 | ksian dweh!! situ ktinggalan berita pembukaan wisata barunya ical!! haqhaqhaqhaqqq...
*pakabar om... xP |
| |