Antara Depok dan CibuburMendung hitam menggelayut
jarum-jarum air menghunjam bumi
riak-riak menari di panggung kubangan
hujan turun
roda mobil menggelinding searah jarum jam
seolah mensimbolkan siklus hidup manusia
lahir, sekolah, kerja, nikah, punya anak, tua, mati
lahir, sekolah, kerja, nikah, punya anak, menua lalu mati
Di seberang jalan kulihat gadis cantik manis
Di sisinya seorang lelaki, prajurit berseragam loreng
Jari-jemari mereka saling menggantung, menggelayut, taut-temaut
Si gadis seolah berkata
"Jangan pergi dariku, lelakiku"
Lelakinya justru melihat ke arah lain
matanya nanar seolah bertanya kepada masa depan
"bagaimanakah nasibku kelak ?"
Dia bertanya-tanya tentang masa depan, tentang nasib
Seperti samurai periode Heian yang kehilangan tuan tanah feodalnya
tidak tahu akan jadi apa, akan makan apa, mau ke mana dan akan mati dimana
Kamu tahu kan di negeri ini prajurit digaji berapa
Mungkin itu sebabnya kenapa sumbu mereka pendek
Sehingga tega menembaki rakyatnya sendiri
Aduh, ngelantur apa aku ini ?
Aku sendiri tidak tahu apa yang akan terjadi pada diriku kelak
Pun kepada tiga orang yang kutemui di kampus kemarin
Kami, empat orang, empat "ronin"
Satu, yang sungguh beruntung bisa melancong dan belajar ke penjuru negeri
Dua, yang AKHIRNYA mulai mengkhawatirkan masa depannya
Tiga, si narsis bermulut besar
Empat, aku, bukan siapa-siapa
Masing-masing kami punya mimpi yang harus kami geluti
Namun sering mimpi itu mati di tengah pertarungan
Biar kupinjam sederet kata entah darimana kubaca
Masing-masing kami punya sayap-sayap mimpi
Kami berusaha terbang dengan sayap-sayap mimpi
Tapi kami diharuskan tercebur di lautan realita
Sudahlah, cukup dengan mimpi
Saat ini aku ingin Mengistirahatkan saya-sayap mimpi itu
Dan merajut mimpi-mimpiku yang lain
Sekarang aku akan bertemu dengan
sahabat dan keluarga tercinta (Foto-fotonya silahkan lihat dibawah)
Kesanalah aku sedang menuju
Hmm, si sopir membuang puntung rokoknya sembarangan di tengah jalan...
Dikonsep diatas angkutan kota menuju cileungsi, jalan apa sih ini namanya ?
7 Maret 2008
D70 - 50 mm f/1.8 Nikkor


